Pilihan Essential Oil Sebagai Anti Bakteri

Pilihan Essential Oil Sebagai Anti Bakteri

Essential oil (minyak esensial/minyak atsiri) tidak hanya digunakan dalam aromaterapi, pijat, dan perawatan spa.

Terdapat ratusan jenis essential oil, namun hanya beberapa yang memiliki sifat antibakteri unik. Fakta ini membuat tidak banyak orang mengetahui bahwa essential oil dapat membunuh bakteri, virus, dan jamur, mencegah sejumlah infeksi, mengobati kondisi kulit dan banyak lagi.

Kemampuan alami essential oil melawan bakteri membuatnya menjadi alternatif bagi antibiotik yang biasanya memiliki berbagai efek samping. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemakaian antibiotik berlebihan dan ceroboh, serta penggunaan antibiotik pada hewan seperti sapi yang diternakkan untuk daging dan susu, telah memicu salah satu masalah kesehatan paling serius di dunia. Essential oil menawarkan alternatif bagi penggunaan antibiotik sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan.

Berikut ada beberapa EO antibiotic yang memiliki kemampuan melawan bakteri:

Hasil gambar untuk Tea tree essential oil

1. Tea tree essential oil

Minyak ini merupakan salah satu dari sedikit essential oil yang bisa diterapkan secara langsung pada kulit tanpa harus dilarutkan dengan carrier oil (minyak pelarut).

Tea tree essential oil terkenal karena kemampuannya mengobati berbagai kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, jerawat dan kutil. Juga dikenal sebagai melaleuca, minyak ini berasal dari daun tea tree, yang merupakan tumbuhan asli Australia. Tea tree telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat Aborigin di Australia sebagai antiseptik dengan cara menghancurkan daun tea tree dan menerapkannya pada luka, infeksi, dan luka bakar.

Anda dapat menggunakan tea tree oil dalam diffuser atau nebulizer untuk membantu meringankan sakit kepala dan dada sesak, hidung tersumbat serta gejala pilek atau flu lainnya. Menghirup uap tea tree oil membantu membersihkan saluran hidung yang tersumbat serta melawan bakteri. Anda bisa menambahkan beberapa tetes tea tree oil ke panci air panas, kemudian tutup kepala dengan handuk dan hirup uap selama lima menit atau lebih. Tea tree oil juga memiliki sifat antijamur yang bisa menyembuhkan berbagai masalah seperti jamur kuku dan kutu air.

2. Oregano essential oil

Kemampuan antibakteri dan desinfektan oregano telah dikenal sejak jaman Yunani kuno, di mana sering digunakan untuk mengobati luka dan infeksi bakteri pada kulit.

Oregano oil memiliki kemampuan membunuh bakteri dan bahkan dapat mengontrol infeksi staphilococcus. Minyak esensial ini juga memiliki sifat antiseptik, antivirus, antioksidan, antijamur, anti-inflamasi dan mampu menghilangkan nyeri.

Minyak juga bisa membantu meringankan infeksi sinus. Tambahkan beberapa tetes oregano essential oil ke dalam air mendidih, kemudian hirup uapnya. Oregano oil tidak hanya memicu kerusakan pada jaringan bakteri, tetapi juga membantu meminimalkan kemampuan bakteri untuk menghasilkan racun berbahaya.

3. Cinnamon essential oil

Cinnamon oil (minyak kayu manis) mungkin merupakan salah satu essential oil yang memiliki sifat antibakteri terkuat. Cinnamon essential oil memiliki kekuatan antibakteri melebihi beberapa essential oil seperti clove, rosemary, geranium, lime, orange, and lemon. Cinnamon oil akan lebih efektif bila digunakan dengan agen antibakteri lain seperti tea tree, eucalytus atau clove oil, sehingga bisa mematikan hampir 99% bakteri di udara.

4. Grapefruit essential oil

Grapefruit essential oil juga dilaporkan menjadi antibiotik alami sangat efektif dengan kemampuan melawan sejumlah infeksi. Selain kemampuannya melawan bakteri, grapefruit essential oil mengandung sifat antimikroba yang dapat membantu mengobati dan mencegah infeksi pada luka serta menghilangkan mikroba pada ginjal dan usus.

Minyak ini mendukung fungsi endokrin, mendorong produksi empedu dan asam lambung untuk membantu sistem pencernaan, sekaligus memiliki efek stimulasi yang membuat Anda merasa lebih waspada. Gunakan grapefruit essential oil dengan cara menghirupnya untuk membantu menghilangkan kelelahan mental, sakit kepala atau depresi, serta untuk mengaktifkan sistem limfatik untuk membersihkan racun.

5. Lemongrass essential oil

Lemongrass essential oil (minyak esensial serai) diketahui memiliki sifat antibakteri kuat. Minyak ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri baik secara eksternal dan internal, melawan infeksi bakteri, masalah kulit, bau badan dan bahkan keracunan makanan, berkat citral dan limonene yang dikandungnya.

Lemongrass oil yang dicampur dengan carrier oil bisa digunakan sebagai pembersih wajah alami karena memiliki sifat antiseptik dan astringent untuk membuat warna kulit lebih merata. Usapkan lemongrass oil ke kulit kepala untuk mengurangi nyeri akibat sakit kepala, atau oleskan pada tubuh untuk meringankan nyeri otot . Minyak ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan kram, sakit punggung dan kejang otot. Jika mengalami kutu air, gosokkan ke kaki untuk membantu menghambat pertumbuhan jamur.

 

Related Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *